Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Materi Pembahasan OTT (over the top)

 

Materi Pembahasan OTT (over the top)
OTT (over the top)

Teknologi telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan sehingga banyak masyarakat yang meninggalkan sesuatu hal yang bersifat konvensional dan beralih kedalam dunia digital. Layanan Over The Top (OTT)  merupakan layanan yang memberikan suatu informasi berupa pesan, pesan suara dan video melalui jaringan internet.

Teknologi Over The Top (OTT) yang sangat signifikan sehingga banyak masyarakat yang meninggalkan sesuatu hal yang bersifat konvensional dan beralih kedalam dunia digital. Layanan Over The Top (OTT)  merupakan layanan yang memberikan suatu informasi berupa pesan, pesan suara dan video melalui jaringan internet.

Apa yang di Maksud Dengan Layanan Over The Top (OTT)

Definisi OTT (Over The Top) adalah teknologi informasi di bidang pendekatan dan pemodelan (yang diimplementasikan dalam bentuk aplikasi dan layanan aplikasi) untuk video dan audio streaming, messaging(kirim terima pesan instan), dan jejaring sosial, memanfaatkan koneksi internet dari provider (opertor/telco) dan berbasis mobile. 

Over The Top berjalan di Application Layer, layer teratas pada pemodelan layer TCP/IP maupun OSI. Umumnya aplikasi OTT ini berjalan pada platform mobile seperti pada handphone, smartphone, dan PDA(Personal Digital Assistant). Akan tetapi, banyak juga yang berjalan di komputer dekstop. Gambar berikut menunjukkan lokasi OTT pada pemodelan layer TCP/IP.


Gambar : Posisi Layanan OTT (Over The Top)

Beberapa contoh layanan OTT yang banyak kita tahu adalah Google, Yahoo, MySpace, Facebook, YouTube dan iTune.

Komponen Penunjang OTT (Over The Top)

1. Telco World

Telco World diisi oleh ISP(Internet Service Provider) dan provider(penyedia) jasa layanan telekonunikasi dan akses internet lainnya. Telco World bertugas menyediakan infrastruktur internet, koneksi internet dan jalur komunikasi untuk menunjang jalannya aplikasi dan layanan OTT. Adapun contoh dari Telco World yaitu Telkom, Telkomsel, XL.

2. OTT World

OTT World adalah tempat dimana pengembang aplikasi berbasis OTT berada termasuk semua penyedia layanan dan bisnis berbasis OTT ada di OTT World.

3. OTT Service

OTT Service didefinisikan sebagai sema bentuk produk layanan di dunia digital(internet) melalui aplikasi-aplikasi komputer berbasis teknologi OTT yang memanfaatkan koneksi internet dan infrastruktur internet yang disediakan oleh Telco World. Jenis layanan yang diberikan OTT Service antara lain layanan streaming video dan audio secara online, layanan jejaring sosial, layanan pesan instan (messaging).

Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa keterkaitan antara Telco World, OTT World dan OTT Service saling terkait dan saling membutuhkan satu sama lain, jika ada satu komponen yang tidak ada maka kita tidak dapat menjalankan aplikasi berbasis OTT.

Kategori Aplikasi atau Layanan Over The Top (OTT)

1. Social Network dan social Media (Facebook, Twitter, G+, Youtube, dsb)

Aplikasi dan layanan berbasis OTT dengan kategori Social Network dan Social Media menenkankan pada layanan ejaring sosial dan media sosial. Dengan menggunakan aplikasi ini para pengguna dapat saling berinterkasi, berdiskusi, berbagi data, informasi dan file di dalamnya. Perbedaan social media dan social network yitu social network lebih mengacu pada media yang disediakan pennyedia layanan dengan memanfaatkan jaringan komputer dan berbasiskan OTT sedangkan social network yaitu suatu bentuk hubungan yang muncul karena adanya interaksi satu sama lain. Terdapat tujuh buah subkategori untuk Social Netwok dan Social Media antara lain Social Connection, Multimedia Sharing, Profesional, Informational, Educational, Hobbies, Academic.

2. Messaging atau Pesan Instan

Kategori aplikasi yang menekankan pada layanan kirim dan terima pesan secara cepat(instant messaging). Adanya aplikasi ini menjadikan kemudahan dalam berkomunikasi baik dua arah maupun secara massal bukan hanya dalam bentuk teks namun berkembang menjadi video seiring kemajuan teknologi dan dukungan internet yang memadai. Adapun contoh dari layanan dan aplikasi berbasis OTT dengan kategori messaging antara lain WhatsApp, Line, Telegram, Kakao Talk, WeChat.

3. Streaming Audio Video (Youtube, dsb)

Kategori layanan dan aplikasi berbasis OTT untuk kategori streaming video dan audio menekankan kepada jenis layanan streaming file multimedia audio dan video secara online kepada pengguna. Salah satu contoh pemberi layanan ini adalah Youtube. 

Pada aplikasi layanan berbasis OTT dalam kategori streaming audio dan video ada hal yang perlu diketahui dalam pengembangannya, yaitu:

  • Kualitas layanan dari sudut pandang penyedia layanan melalui QoS(Quality of Service).
  • Kualitas layanan dari sudut pandang pengguna melalui QoE(Quality of Experience).
  • Socket programming, port, ID Adress yang menjadi syarat dalam koneksi jaringan komputer.
  • Pemahaman mengenai protokol yang digunakan misalnya UDP(User Datagram Protocol) dan RTP(Real Time Protocol).

Aplikasi Online Berbasis Over The Top (OTT)

1. Yahoo

Yahoo merupakan perusahaan IT dunia yang bergerak dibidang layanan surat elektronik(e-mail), mesin pencari(search engine), berita(news), sharing foto dan beragam layanan lainnya. Tuntuk memudahkan para penggunanya Yahoo menyediakan subdomain untuk negara masing-masing misalkan Indonesia dengan id.

2. Google

Google merupakan salah satu perusahaan IT dunia yang bergerak dibidang layanan mesin pencari(search engine), surat elektronik(e-mail), aplikasi perkantorandan penyimpanan berbasis Cloud(google Doc dan Google Drive), layanan sumber kode terbuka(Code Google), jejaring sosial(G++), kacamata pintar memanfaatkan teknologi Augmented Reality dan Cloud Computing(Google Glasses), dan sejumlah layanan lainnya yang berbasis online, Cloud dan OTT.

3. Youtube

Youtube merupakan perusahan IT dunia yang bergerak dibidang layanan streaming audio dan video dan jejaring sosial. Layanan yang disediakan antara lain layanan streaming audio dan video, pengguna dapat beropini secara langsung tentang konten audio dan video yang disajikan langsung oleh para pengguna(user content generate).

4. Facebook

Facebook merupakan perusahaan IT dunia yang bergerak dibidang layanan jejaring sosial(social network), yang kemudian menjadi sebuah platform tersendiri dalam layanan berbasis Cloud Computing(PAAS/Platforn As A Service). Facebook bukan hanya social media dan social network tapi mendukung layanan Cloud Computing diamna setiap orang dapat membuat aplikasi mengikuti platform Facebook. Facebook juga menyediakan layanan multibahasa.

5. Twitter

Twitter merupakan perusahaan IT kelas dunia yang menawarkan layanan dan aplikasi berbasis OTT dibidang jejaring sosial, micro blog, baik pada platform desktop maupun mobile.

Kaitan antara OTT World, OTT Service, dan Telco World

Ketiga bagian ini (OTT World, OTT Service, dan Telco World) saling berhubungan dan saling memerlukan satu sama lain di dalam implementasinya di dunia nyata. Untuk membahas lebih lanjut kaitan ketiga bagian tersebut, kita harus tahu apa yang di maksud dengan ketiga bagian tersebut.

Telco World adalah ranah di mana para penyedia layanan komunikasi dari jaringan komputer berada.

OTT World dapat diartikan sebagai dunia OTT, di mana para pengembang aplikasi berbasis OTT berada.Seperti contoh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang layanan berbasis OTT antara lain Yahoo,Google, Youtube, Facebook, dan Twitter.

OTT Service didefinisikan sebagai semua bentuk produk layanan di dunia digital melalui aplikasi-aplikasi komputer berbasis teknologi OTT yang memanfaatkan koneksi internet dan infrastruktur internet yang disediakan oleh Telco World.

Gambar himpunan bagian OTT World, OTT Service, dan Telco World

Dari pengertian diatas, dapat kita ketahui kaitan ketiganya (OTT World, OTT Service, dan Telco World)bahwa OTT Service tidak akan dapat berdiri tanpa adanya peran serta dari OTT World dan Telco World. Demikian juga, OTT World tidak akan dapat berdiri tanpa adanya para pengguna layanan (OTT Service) dan penyedia infrastruktur internet (Telco World). Telco World tidak akan memperoleh pemasukan dari penyediaan infrastruktur internet tanpa adanya OTT Service yang menggunakan beragam layanan dan aplikasi dari OTT World.

Penggunaan Layanan komunikasi berbasis OTT (over-the-top) memang memiliki beberapa keuntungan, diantaranya tidak dikenakan biaya dalam melakukan komunikasi, dibanding dengan melakukan suatu komunikasi melalui jaringan provider yang dapat dikenakan biaya. Namun sistem komunikasi berbasis OTT juga memiliki kekurangan, yaitu jika bisnis sistem komunikasi berbasis OTT semakin berkembang, maka dapat menjadi salah satu pemicu permasalahan yang bisa membebani jaringan para operator di tahun-tahun mendatang jika. Hal ini akan terjadi jika para penyedia jasa operator masih mengandalkan jasa tradisional atau menjadi pengantar data yang baik alias dumb pipe. Ini dikarenakan jaringan OTT biasanya menumpang di atas infrastruktur jaringan operator dengan biaya operasional yang sangat rendah.

Posting Komentar untuk "Materi Pembahasan OTT (over the top)"